Postingan

Kenaikan IMT pada ibu hamil ASIA menurut WHO

Kenaikan IMT pada ibu hamil ASIA menurut WHO Kami menggunakan bobot pra-gestasional yang dilaporkan sendiri dalam kilogram (kg) dan tinggi yang diukur selama wawancara dalam meter persegi (m2) untuk menghitung BMI ibu (kg / m2). Di masyarakat barat, BMI tergolong rendah jika <18,5; normal jika 18,5-24,9 dan tinggi jika ≥ 25,0. Landmann dkk. telah menyarankan titik potong BMI sebesar 23,0 untuk obesitas di Vietnam.22 Organisasi Kesehatan Dunia juga merekomendasikan penggunaan kriteria terakhir ini untuk populasi Asia23 dan ini adalah cut-off yang kami gunakan. Dengan demikian, kami mengklasifikasikan wanita menjadi kelompok BMI rendah, normal dan tinggi BMI sebagai berikut: rendah, BMI <18,5; normal, BMI 18.5-22.9 dan tinggi, BMI ≥ 23.0. Usia gestasi diperkirakan berdasarkan periode menstruasi terakhir dan / atau ultrasound trimester pertama (dilakukan pada 86% wanita, karena hanya di rumah sakit yang melakukan ultrasound). Jika usia yang diperoleh dengan dua metode berbeda ...

Pendidikan Kesehatan Masa Nifas

1.       Memberikan Pendidikan Kesehatan Masa Nifas  a.        Gizi Bidan berperan dalam penyuluhan tentang gizi pada ibu dan suaminya selama masa nifas yang materinya meliputi : 1)       Banyak sayur dan buah. 2)        Banyak minum air putih, minimal 3 liter sehari, terutama setelah menyusui. 3)        Tambahan kalori 500 mg sehari. 4)        Minum kapsul vitamin A (200.000 U) agar dapat memberikan vitamin A kepada bayinya melalui ASI. 5)       Tablet zat besi harus diminum untuk menambah zat gizi setidaknya selama 40 hari pasabersalin. 6)       Tidak berpantang terhadap daging, telur, dan ikan b.         Higienis. 1)        Kebersihan tubuh secara keseluruhan (mandi minimal 2 ka...

Bayi Prematur

A.                 Bayi Prematur     1.       Pengertian Bayi Prematur Menurut definisi WHO, bayi prematur adalah bayi lahir hidup sebelum usia kehamilan minggu ke 37 (dihitung dari hari pertama haid terakhir). Bayi prematur ataupun bayi preterm adalah bayi yang berumur kehamilan 37 minggu tanpa memperhatikan berat badan, sebagian besar bayi prematur lahir dengan berat badan kurang 2500 gram (Surasmi, Handayani & Kusuma,2003: 31).      2.        Etiologi Faktor predisposisi terjadinya kelahiran prematur diantaranya: (a)             Faktor ibu, riwayat kelahiran prematur sebelumnya, perdarahan antepartum, malnutrisi, kelainan uterus (uterus bikornis,inkompetent serviks), penyakit jantung / penyakit kronik lainnya, hipertensi, umur ibu kurang dari 20 tahun atau lebi...